PERUSAHAAN
MULTINASIONAL
I.Pendahuluan
1.1
latar belakang
Setiap pengusaha pasti menginginkan
perusahaan yang berkembang dan maju,perusahaan yang ingin meningkatkan
kinerjanya akan memperluas pasarnya sampai keluar negeri.sebenarnya bisnis
internasional itu sudah ada sejak sebelum masehi ketika pedagang-pedagang
venesia dan yunani mengirimkan wakil-wakilnya untuk menjual barang-barang
mereka.
Walaupun perusahaan-perusahaan yang
berbasis internasional telah ada sejak sebelum perang dunia I,tetapi pada beberapa
tahun terakhir ini keinginan untuk melakukan perdagang internasional semakin
meningkat,sedikitnya ada 5 pendorong keinginan untuk melakukan perdagangan
internasional yaitu :
·
Politis
·
Teknologi
·
Pasar
·
Biaya
·
Persaingan
1.2
rumusan masalah
dari
uraian singkat diatas maka saya ingin membahas tentang bisnis
internasional,yaitu
·
Perbedaan
bisnis internasional dengan bisnis domestic
·
Definisi
dan karakter perusahaan multinasional
1.3
Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini
adalah
·
Untuk
menambah ilmu pengetahuan
·
Memenuhi
tugas
·
Mengetahui
perbedaan bisnis internasional dengan bisnis domestic
·
Mengetahui
tentang karakter perusahaan multinasional
DONALD
A.BALL (2000)
Bisnis internasional adalah bisnis
yang kegiatannya melewati batas-batas negara.
DUNNING
(1993)
Perusahaan multinasional adalah
perusahaan yang terlibat dalam penanaman modal asing secara langsung dan
memiliki serta mengendalikan aktivitas aktivitas yang bernilai tambah di lebih
dari suatu negara.
SHENKAR
DAN LUO (2004)
Perusahaan multinasional adalah
perusahaan dengan penanaman modal langsung atau yang memiliki pengendalian
efektif terhadap usaha baik di bidang manufaktur maupun jasa.
CHARLES
WH HILL (2008)
Bisnis internasional sebagai
perusahaan yang terlibat dalam perdagangan maupun investasi internasional.
III.Pembahasan
Perbedaan bisnis internasional
dengan bisnis domestic
Menjalankan
sebuah bisnis tidaklah mudah apalagi bisnis internasional tentu sangat berbeda
dengan bisnis domestic,ada beberapa perbedaan antara bisnis internasional
dengan binsis domestic diantaranya :
Bisnis
internasional
·
Perusahaan
milik perorangan yang tidak hanya melakukan investasi di negeri
sendiri,melainkan menanamkan modal di negara lain.
·
Lebih
beresiko karna adanya perbedaan lingkungan sehubungan dengan perbedaan kurs dan
suku bunga.
·
Lebih
komplek karna bisnis internasional berhadapan dengan perbedaan
ideology,politik,ekonomi,social dan budaya antar negara.
·
Lebih
mahal biaya yang dikeluarkan,karna adanya jarak yang jauh.
·
Lebih
sulit,karna bisnis internasional berhubungan dengan bahasa dan budaya serta
prosedur bisnis yang berdeda dari pada negara sendiri
Sedangkan
bisnis domestic,antara lain :
·
Risiko
lebih renda karna letak perusahaan ada dinegara sendiri yang pasti sudah diketahui
system perekonomiaannya.
·
Meski
risiko kegagalan tidak sebesar bisnis internasional,tetapi kesempatan untuk
mendapatkan keuntungan yang lebih besar juga berkurang karna pangsa pasar hanya
di negara sendiri
·
Lebih
mudah dalam hal komunikasi,pengurusan ijin investasi dan
transportasi.perusahaan tidak perlu terlalu banyak menyesuaikan diri mereka
untuk beroperasi di negara sendiri.
Karakteristik
bisnis internasional
·
Transaksi
lebih dari dua negara,yang tidak terbatas pada perusahaan multinasional.
·
Aktivitas
inti yang diselenggarakan adalah ekspor,impor,FDI
·
System
legal diantara negara berdeda,memaksa satu negara atau lebih untuk menyesuaikan
perilaku mereka dengan hokum yang berlaku.
·
Menggunakan
mata uang yang berdeda.
·
Budaya
negara-negara berdeda,memaksa setiap pihak untuk menyesuaikannya.
·
Ketersediaan
sumber sumber yang berdeda di tiap negara saling melengkapi.
Definisi
dan karakteristik perusahaan multinasional
Perusahaan
multinasional menurut Dunning adalah perusahaan yang terlibat dalam penanaman
modal asing secara langsung dan memiliki serta mengendalikan aktivitas
aktivitas yang bernilai tambah di lebih dari suatu negara.sedangkan menurut
shenkar dan luo Perusahaan multinasional adalah perusahaan dengan penanaman
modal langsung atau yang memiliki pengendalian efektif terhadap usaha baik di
bidang manufaktur maupun jasa.
Menurut wall dan rees (2004)
perusahaan multinasional terbagi kebeerapa tipe,yaitu :
·
Global
coporation yang memandang bahwa seluruh dunia adalah pasar bagi produk yang
diproduksi sehingga barang dan jasa yang dihasilkan tersebut akan diusahakan
untuk memenuhi selera masyarakat sedunia pada umumnya.
·
Mutidomestic
corporation yang mempersempit pasar bagi barang dan jasa yang dihasilkan hingga
beberapa pasar tertentu.
·
Transnational
corporation merupakan jenis perusahaan multinasional yang mengintergrasikan
perbedaan geografis ke dalam proses produksi tunggal.
Keadaan
yang terlihat akhir-akhir ini menunjukkan pertumbuhan jumlah perusahaan
multinasional yang pesat,baik itu melalui media,pendidikan,jasa informasi dan
sebagainya,pertumbuhan perusahaan multinasional itu dipicu oleh beberapa
fakto,seperti yang dikemukan oleh shenkar dan luo pada tahun 2004, yaitu :
·
Transformasi
ekonomi,artinya pada negara-negara berkembang,perekonomian kea rah jasa akan
tetapi memiliki perhatian di dalam keahlian dan keunggulan dalam biaya.
·
System
globalisasi dan liberalisasi menunjukkan bahwa adanya kebebasan bagi perusahaan
dalam mengelola operasinalnya misalnya menambah jam kerja atau tidak adanya lagi
pembatasan untuk wilayah operasional perusahaan.
·
Perkembangan
komunikasi ditunjukkan dengan kemajuan yang pesat pada system informasi
sehingga seluruh komunikasi bisa berjalan dengan cepat.
Demikian
itu,pandangan masyarakat terhadap sebuah perusahaan multinasional
bermacam-macam.bagi negara yang menerima (host country) perusahaan
multinasional,hadirnya perusahaan multinasional mendatangkan keuntungan dari
sisi kemajuan teknologi yang pasti berbeda,modal yang dimiliki,distribusi yang
bersifat global,serta keahlian manajerial dan sebagainya.
selain
itu masyarakat luas juga memandang bahwa sebuah perusahaan multinasional akan
membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah setempat dalam hal pengembangan
infrastruktur,menciptakan kondisi persaingan yang adil,serta meningkatkan
kualitas factor produksi seperti tenaga kerja melalui traning dan pendidikan.
IV.Kesimpulan
Setiap
perusahaan pasti ingin perusahaannya berkembang menjadi perusahaan
multinasional,tetapi untuk menjadi perusahaan multinasional itu harus memenuhi
beberapa factor.
Perusahaan multinasional juga
memiliki manfaan yang sangat penting bagi negara yang menerima (host country)
perusahaan multinasional,hadirnya perusahaan multinasional mendatangkan
keuntungan dari sisi kemajuan teknologi yang pasti berbeda,modal yang
dimiliki,distribusi yang bersifat global,serta keahlian manajerial dan
sebagainya.
selain
itu masyarakat luas juga memandang bahwa sebuah perusahaan multinasional akan
membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah setempat dalam hal pengembangan
infrastruktur,menciptakan kondisi persaingan yang adil,serta meningkatkan
kualitas factor produksi seperti tenaga kerja melalui traning dan pendidikan.
V.Daftar
pustaka
·
DONALD
A.BALL (2000)
·
DUNNING
(1993)
·
SHENKAR
DAN LUO (2004)
·
CHARLES
WH HILL (2008)
·
Sukardi
paulus & Evi thelia sari,bisnis internasional,sebuah prespektif
kewirausahaan,2007,Graha ilmu,Yogyakarta
NAMA : WAWAN WARDANI
NPM : 29213238
KELAS : 1EB16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar