Minggu, 12 Januari 2014

PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PENINGKATAN LABA PERUSAHAAN



I.Pendahuluan
I.1 Latar Belakang
          Pada saat ini persaingan dalam dunia bisnis ini dirasa semakin ketat,apalagi dengan perkembangan atau kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat pula.maka perusahaan yang mampu untuk mengikuti perkembangan-perkembangan tersebut yang akan dapat bertahan dalam persaingan dan.
          Persaingan bisnis tidak hanya bersaingan sesama perusahaan  disebuah negara saja tetapi persaingan bisnis sudah menjadi persaingan antar perusahaan yang ada didunia.jadi setiap perusahaan harus memiliki sebuah rencana yang matang pada semuah aspek perusahaan salah satunya itu pada bidang keuangan perusahaan.karna kepercayaan investor dalam menginvestasikan uangnya kepada sebuah perusahaan dilihat dari laporan keuangan perusahaan tersebut terlebih dahulu.
          Pada umumnya,setiap perusahaan membutuhkan dana,pemenuhan dana tersebut dapat terpenuhi dari pendanaan internal dan eksternal perusahaan tersebut.kebijakan manajeman keuangan dalam mencari sumber dana dan mengatur pengeluaran perusahaan merupakan salah satu fungsi dari manajer keuangan.dalam menjalankan tugasnya manajer keuangan selalu dihadapi dengan dua masalah yaitu,pertama bagaimana keputusan pembelanjaan yang harus diambil dari berbagai macam pilihan yang ada.sehingga akan diperoleh dana paling efisien dalam membiayai investasi perusahaan.kedua menetapkan cara yang digunakan dalam melakukan investasi,agar dana tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.
          Dalam memilih alternative pendanaan untuk membiayai kegiatan perusahaan,maka yang akan menjadi pertimbangan adalah bagaimana perusahaan dapat menciptakan strategi yang menguntungkan antara penggunaan dana dari modal saham dan modal yang berasal dari hutang.hal ini menyangkut masalah struktur modal perusahaan yang mengatur modal yang tepat antara hutang jangka panjang dengan modal saham.jadi dengan struktur modal yang baik akan meningkatkan laba perusahaan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pemilik.

I.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas,maka dapat dirumuskan masalah yaitu :
·        Mengetahui struktur modal perusahaan food ternama yaitu PT.Indofoot Tbk.
·        Mengetahui pengaruh struktur modal terhadap laba perusahaan.
I.3Tujuan Penulisan
·        Untuk menyelesaikan tugas .
·        Dengan adanya struktur modal optimal perusahaan bisa mengoptimalkan keseimbangan antara resiko dan pengembalian agar bisa memaksimumkan harga saham.
·        Perusahaan bisa meningkatkan nilai perusahaan

II Landasan Teori
Menurut Munawir (2004:19),
“Modal merupakan hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan yang ditunjukkan dalam pos modal (modal saham), surplus dan laba yang ditahan, atau kelebihan nilai aktiva yang dimiliki oleh perusahaan terhadap seluruh hutang-hutangnya”.
Menurut Kamus Akuntansi (2006:472)
banyak rumusan yang berlainan mengenai modal,  biasanya modal dianggap terdiri dari uang tunai, kredit, hak membuat dan menjual sesuatu (paten), mesin-mesin, dan gedung-gedung. Akan tetapi, sering istilah tersebut dipergunakan untuk menyatakan hak milik total yang terdiri atas jumlah yang ditanam, surplus, dan keuntungan-keuntungan yang tidak dibagi.

Menurut  Sudana (2011:143),
“Struktur Modal (capital Structure) berkaitan dengan pembelanjaan jangka panjang suatu perusahaan yang diukur dengan perbandingan utang jangka panjang dengan modal sendiri.”
Menurut Brealey, et al (2007:355),
“Struktur modal merupakan bauran pendanaan utang jangka panjang dan pendanaan ekuitas”.
Menurut Sartono (2011:225)
menyatakan bahwa, “Struktur modal merupakan perimbangan jumlah utang jangka pendek yang bersifat permanen, utang jangka panjang, saham preferen, dan saham biasa.

III. Pembahasan
PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri, khususnya bahan makanan. Perusahaan ini berawal dari sebuah mie instan yang sederhana, kini PT Indofood Sukses Makmur, Tbk telah berubah menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar. Indofood dikenal sebagai perusahaan yang terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Kegiatan operasional indofood didukung oleh sistem distribusi yang ekstensif sehingga memungkinkan produk-produknya dikenal diseluruh penjuru Nusantara.
  Perolehan laba bersih menurut laporan keuangan yang terdapat di situs  PT. Indofood Sukses Makmur, Tbkpada Desember 2011 mencapai Rp.5,017 triliun lebih besar dibandingkan dengan periode yang sama pada Desember 2010 sebesar Rp.4,016 triliun. Dari laporan keuangan yang dipublikasikan di BEI, tercatat penjualan bersih pada Desember 2011 sebesar Rp.45,332 triliun lebih besar dibandingkan periode yang sama pada Desember 2010 sebesar Rp.38,403 triliun. Dilihat dari laba yang meningkat dan penjualan yang meningkat menunjukkan kinerja perusahaan yang bagus. (www. Indofood.com)
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan oleh setiap perusahaan adalah modal.karna tanpa modal setiap perusahaan tidak akan bisa melakukan aktivitas sesuai dengan tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan,oleh karena itu sebuah perusahaan harus menentukan struktur modal.sebagai contoh struktur modal perusahaan PT.Indofoot Tbk.


TABEL I
DATA MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN
TAHUN 2006 – 2010

Tahun
Modal Sendiri
Modal Pinjaman
Total Modal
2006
5.034.463.000.000
3.075.858.000.000
8.110.321.000.000
2007
7.126.596.000.000
3.652.566.000.000
10.779.162.000.000
2008
8.571.533.000.000
7.200.598.000.000
15.772.131.000.000
2009
10.155.495.000.000
10.557.898.000.000
20.713.393.000.000
2010
11.617.424.000.000
9.881.978.000.000
21.499.402.000.000

 table diatas yaitu data modal sendiri dan modal pinjaman maka dibawah ini struktur modal perusahaan PT.Indofoot Tbk dalam prosentase untuk periode 2006-2010.

TABEL II
STRUKTUR MODAL PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR, Tbk.
TAHUN 2006 – 2010

Tahun
Struktur Modal (%)
Total Pinjaman
Modal Sendiri
Modal Pinjaman
2006
62,07
37,93
100
2007
66,11
33,89
100
2008
54,35
45,65
100
2009
49,03
50,97
100
2010
54,04
45,96
100
Rata-rata
57,12
42,88
100

Berdasarkan struktur modal yang ada dalam PT.Indofoot Tbk.selama 5 tahun terakhir (2006-2010) yang menunjukan bahwa rata-rata modal sendiri sebesar 57,12 % ,pada tahun 2006-2007 mengalami peningkatan dan pada tahun 2008-2009 mengalami penurunan dan pada 2010 mengalami peningkatan kembali.
Sedangkan rata-rata modal pinjaman sebesar 42,88%.pada tahun 2006-2007 mengalami penurunan pada tahun 2008-2009 mengalami peningkatan dan pada tahun 2010 mengalami penurunan kembali.
Berdasarkan analisa diatas dapat diambil kesimpulan bahwa PT.Indofoot Tbk lebih banyak menggunakan modal sendiri dari pada modal pinjaman,hal ini dapat dilihat dari rata-rata prosentasi yaitu modal sendiri berbanding modal pinjaman sebesar 57,12 % berbanding 42,88%.
          Dalam menentukan komposisi struktur modal sebagai sumber utama,manajeman selalu menghadapi pada dua alternative yaitu menambah modal sendiri atau menambah hutang jangka panjang.jika modal yang berasal dari modal sendiri lebih besar dibandingkan dari modal yang berasal dari hutang jangka panjang maka perusahaan akan lebih mudah untuk membayar hutang jangka panjang tersebut.namun jika modal yang berasal dari internalnya kecil akan mempersulit ruang gaerak perkembangan perusahaan.sebaliknya jika modal yang berasal dari hutang jangka panjang lebih besar dari pada modal sendiri perusahaan akan mengalami kesulitan untuk membayar hutang jangka panjang tersebut.
          Dampak positif dari penggunaan hutang jangka panjang ini adalah beban pajak lebih sedikit karna bunga hutang jangka panjang akan mengurangi pajak yang harus dibayar perusahaan kepada pemerintah.
          Pada dasarnya,dalam struktur modal tidak terdapat ketentuan yang pas dalam penggunaan modal sendiri atau penggunaan hutang jangka panjang karna struktur modal ditentukan oleh sifat,jenis,lingkup dan kodisi usaha pada masing masing perusahaan.tetapi hal yang pasti dalam struktur modal yang mampu meningkatkan keuntungan perusahaan adalah struktur modal yang memiliki biaya modal rendah.atau bisa dibilang modal yang berasal dari internal lebih besar dibandingkan dengan modal yang berasal dari hutang jangka panjang.
          Jadi perusahaan PT.Indofoot Tbk merupakan salah satu perusahaan yang memiliki struktur modal yang baik,karna modal sendiri lebih besar daripada modal yang berasal dari hutang jangka panjang.tidak heran jika perusahaan PT.Indofoot Tbk,bisa berkembang dengan baik dan menjadi salah satu perusahaan yang GO PUBLIK.




KESIMPULAN
Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk dalam menetapkan kebijakan struktur modalnya cenderung menggunakan modal sendiri yang lebih besar daripada modal hutang jangka panjang.
Dalam penentuan kebijakan struktur modal, manajemen harus cermat dan lebih berhati-hati, karena akan berdampak sangat luas terhadap keberlanjutan perusahaan Kebijakan struktur modal menentukan biaya modal perusahaan yang selanjutnya akan menentukan nilai perusahaan. Naik turunnya nilai perusahaan merupakan salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan investor dalam berinvestasi pada perusahaan.
Secara keseluruhan kinerja PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk sudah cukup baik karena kemampuan perusahaa untuk menghasilkan keuntungan atas investasi selalu meningkat selama tiga periode. Kemampuan ini didukung oleh  respon masyarakat yang cukup baik terhadap perusahaan sehingga penjualan bersih selalu mengalami peningkatan. Oleh karena itu, manajemen harus mampu mempertahankan nilai perusahaan yang terus meningkat setiap tahunnya.  
                             
DAFTAR PUSTAKA
·        Munawir (2004:19),
·        Kamus Akuntansi (2006:472)
·        Sudana (2011:143)
·        Brealey, et al (2007:355),
·        Sartono (2011:225)
·        www.indofoot.com






Tidak ada komentar:

Posting Komentar