Laporan
keuangan merupakan suatu aspek yang sangat penting dalam dunia bisnis,karna
kinerja suatu perusahaan tertuang didalam laporan keuangan.hal yang pertama
dilakuakan untuk mengetahui mana perusahaan yang sehat atau tidaknya pasti kita
melihat laporan keuangan perusahaan tersebut.banyak sekali pihak-pihak yang
membutuhkan laporan keuangan diantaranya para investor,kreditur,bahkan kita
sebagai masyarakat. Tetapi dalam membaca laporan keuangan tidaklah mudah dan
kita tidak bisa langsung mengatahui bahwa perusahaan tersebut sehat atau tidak.
Maka dari pada itu kita perlu menggunakan rasio rasio keuangan untuk mengetahui
yang sebenarnya bahwa perusahaan tersebut sehat. Tetapi rasio-rasio tersebut
juga tidak mutlak benar menyatakan bahwa perusahaan tersebut sehat, tetapi
setidaknya dengan menggunakan rasio-rasio keuangan yang ada kita bisa
meminimalkan kesalahan untuk mengetahui kinerja perusahaan. Di jaman modern
saat ini peran perbankan sangat penting untuk mendorong perekonomian,karan
peran bank yang sangat penting tersebut kita harus bisa mengetahui bank yang
sehat.dalam laporang keuangan yang di buat bank menggambarkan kinerja bank
dalam satu periode.rasio-rasio yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan
bank diantaranya sebagai berikut :
Ø RASIO LIKUIDITAS
Rasio
ini digunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka
pendek. Dengan catatan semakin besar rasio likuiditas maka semakin likuid.
Perhitungan rasio likuiditas dengan cara:
- Cash
Ratio (mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajibannya pada para
deposan (pemilik giro, tabungan dan deposito) dengan harta yang paling
likuid.
Rumus : QR = (Cash asset) / (Total deposit) x
100%
2.
Investing Policy Ratio (mengukur kemampuan bank dalam
melunasi kewajibannya kepada para deposannya dengan cara melikuidasi SB)
Rumus : IPR
= (Securities) / (Total deposit) x 100%
- Banking
Ratio ( mengukur tingkat likuiditas bank dengan membandingkan jumlah
kredit yang disalurkan dengan jumlah deposit yang dimilki).
Catatan: semakin tinggi rasio ini
maka semakin rendah tingkat likuiditas bank.
Rumus : BR = (Total Loans) / (total deposit) x 100%
- Assets
to Loan Ratio ( mengukur jumlah kredit yang disalurkan dengan harta yang
dimiliki bank
Catatan: semakin tinggi rasio ini
semakin rendah tingkat likuiditas bank.
Rumus : ALR
= (Total Loans) / (Total Assets) x 100%
- Cash
Ratio (mengukur kemampuan bank melunasi kewajiban yang harus segera
dibayar dengan harta likuid bank.
Rumus : CR = (liquid assets) / (short term borrowing) x 100%
- Loan
to Deposit Ratio (mengukur komposisi kredit yang diberikan dibandingkan
dengan jumlah dana masyarakat dan modal sendiri.
Catatan :Besarnya LDR menurut aturan pemerintah maksimum
110%
Rumus : LDR
= (total Loans) / (total dana pihak ketiga )x 100%
Ø RASIO SOLVABILITAS
Rasio
ini digunakan mengukur kemempuan bank mencari sumber dana untuk membiayai
kegiatan bank atau alat ukur untuk melihat kekayaan bank serta melihat
efisiensi pihak manajemen bank. Perhitungan rasio ini dilakukan dengan cara :
- Primary
Ratio (mengukur permodalan yang dimiliki bank memadai atau sejauh mana
penurunan yang terjadi dalam total asset masuk dapat ditutupi oleh capital
equity).
Rumus
:
PR = (Equity capital) / (total assets) x
100%
- Risk
Assets Ratio (mengukur kemungkinan penurunan risk assets.
Rumus : RAR = (Equity caital) / (total assets –
cash assets – securities) x 100%
- Secondary
Risk Ratio ( Mengukur penurunan asset yang mempunyai resiko lebih tinggi).
Rumus
:
SRR = (Equity capital) / (Secondary risk
assets) 100%
- Capital
Ratio (mengukur permodalan dan cadangan penghapusan dalam menanggung
perkreditan, terutama resiko yang terjadi karena ada kegagalan dalam
menagih bunga bank).
Rumus :
CR = (equity capital + reserve for loan losses) / (total loans) x 100%
Ø RASIO RENTABILITAS
Rasio ini digunakan untuk mengukur
tingkat efisiensi usaha dan profitabilitas yang dicapai oleh bank. Perhitungan
rasio ini dilakukan dengan cara :
- Gross
Profit Margin (mengukur presentasi laba dari kegiatan usaha murni bank
setelah dikurangi biaya-biaya)
Rumus :GPM = (operating income – operating expense) /
(operating income) x 100%
- Net
Profit Margin (mengukur kemampuan bank dalam menghasilkan net income dari
kegiatan operasi pokok bank)
Rumus :
NPM = (net income) / (operating income) x 100%
- Return
Equity Capital atau ROE (mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengeola
capital yang ada untuk mendapatkan net income)
Rumus : ROE
= (net income) / (equity income) x 100%
- Return
on Total Assets (mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola
assets). Ada 2 cara yang dihitung antara lain:
a.
Gross Yield on Total Assets (mengukur kemampuan manajemen
bank menghasilkan income dari pengelolaan asset)
Rumus
: GRTA = (operating income) / (total assets) x 100%
b.
Net Income Total Assets (mengukur kemampuan manajemen bank
dalam memperoleh
profitabilitas dan manajerial secara overall).
Rumus
: NITA = (net income) / (total assets) x 100%
- Rate
Return on Loans (mengukur kamampuan manajemen bank mengelola kredit bank)
Rumus :
RRL = (interest income) / (total loans) x 100%
- Interest
Margin on Earning Assets (mengukur kemampuan manajemen bank dalam
mengendalikan biaya-biaya)
Rumus : IMEA = (interest income – interest expense) / (earning assets) x 100%
- Leverage
Multiplier (mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola asetnya,
dalam hal ini adanya biaya-biaya yang dikeluarkan dalam penggunaan aktiva
bank)
Rumus : LM = (total Assets) / (total equity)
- Interest
Margin on Loans
Rumus: IML
= (Interest income – Interest expense) / (total loans) x 100%
- Assets
Utilization ( mengukur sejauh mana kemempuan manajemen bank mengelola
asset dalam rangka menghasilkan operating income dan non-operating
income)
Rumus : AU = (operating income + non operating income) / (total asset) x 100%
- Interest
Expense Ratio (mengukur besarnya persentase bunga yang dibayar kepada para
deposan bank dengan total deposit yang ada di bank)
Rumus :
IER = (interest expense) / (total deposit) x 100%
- Cost
of Fund (mengukur besarnya biaya yang dikeluarkan bank untuk sejumlah
deposit bank).
Rumus
:
CF = (interest expense) / (total assets)
x 100%
ANALISIS
Ø RASIO LIKUIDITAS
|
keterangan
|
JULI
|
AGUSTUS
|
|
Kas
|
2127493
|
1804948
|
|
Surat berharga
|
7853950
|
9024037
|
|
Jumlah
asset
|
9981443
|
10828985
|
|
Giro
|
21273890
|
19967323
|
|
Tabungan
|
10398314
|
10662704
|
|
Simpanan berjangka
|
42093043
|
42473139
|
|
Jumlah
utang lancar
|
73765247
|
73103166
|
Ket : (dalam jutaan rupiah)
|
|
Juli
|
Agustus
|
rata rata
|
standar BI
|
|
cash asset
|
9981443
|
10828985
|
|
|
|
total deposit
|
73765247
|
73103166
|
||
|
|
13.53136254
|
14.8132914
|
14.17232697
|
> 3%
|
1.
Cash Ratio = cash asset / total
deposit x 100%
Berdasarkan
table diatas bahwa cash rasio pada bulan juli sebesar 13.53%.yang menyatakan
bahwa setiap Rp1 hutang dijamin dengan 13.53 kas perusahaan. Sedangkan pada
bulan agustus sebesar 14,81% yang menyatakan bahwa setiap Rp 1 hutang dijamin
14.81 kas perusahaan. Jika dibandingkan dengan standar yang di berikan oleh BI rata
rata cash rasio Bank bjb sebesar 14,17 % dan itu artinya bank bjb dinyatakan
sehat dari segi cash rasio.
2.
LDR= (total Loans) / (total dana
pihak ketiga )x 100%
|
|
Juli
|
Agustus
|
Rata-rata
|
|
Total Loans
|
52443722
|
53387762
|
|
|
Dana pihak ke3
|
13516276
|
11955160
|
|
|
|
388%
|
446%
|
417%
|
Dari data diatas diperoleh LDR Bank
bjb pada bulan juli sebesar 388% yang artinya bahwa kemampuan pihak bank untuk
memenuhi segala kewajiban utang lancarnya sebesar 388% sedangkan bulan agustus
sebesar 446%.
Ø RASIO SOLVABILITAS
1.Primary Ratio
= Equity/total asset x 100%
|
Bulan
|
Juli
|
Agustus
|
|
Equity
|
6.970.589
|
7.079.733
|
|
Total Asset
|
86.041412
|
86.109.331
|
|
|
8,10 %
|
8,22%
|
Pengukuran rasio Solvabilitas untuk menghitung
permodalan yang dimiliki bank (Primary ratio)pada bank BJB terhitung bulan juli
ke agustus mengalami kenaikan sebesar 0,12%.analisis ini menjaga asset dari
berbagai macam kerugian yang tidak dapat dihindari.semakin besar hasilnya makan
semakin baik untuk perusahaan.
2.RAR = (Equity caital) / (total assets – cash assets –
securities) x 100%
|
|
equity
|
Total asset
|
Cash asset
|
securities
|
RAR
|
|
Juli
|
6.970.589
|
86.041.412
|
2.127.493
|
7.853.950
|
9,16%
|
|
agustus
|
7.079.733
|
86.109.331
|
1.804.948
|
9.024.040
|
9.40%
|
Pengukuran rasio
solvabilitas dalam menghitung kemungkinan penurunan risk asset (Risk asset
Ratio) pada bank BJB terhitung dari bulan juli ke bulan Agustus mengalami kenaikan sebesar 0,24%
Ø RASIO RENTABILITAS
1
ROA
=Laba sebelum pajak / total aktiva x 100 %
|
|
juli
|
agustus
|
rata-rata
|
standar BI
|
|
Laba sebelum pajak
|
839160
|
978515
|
|
|
|
total aktiva
|
86041412
|
86109331
|
||
|
|
0.975297802
|
1.136363491
|
1.055830647
|
0,5%-1,25%
|
Dari data diatas
menunjukan bahwa ROA Bank bjb mengalami kenaikan dari bulan juli sebesar 0,97
% menjadi 1,13% di bulan
agustus.Berdasarkan standar yang di berikan oleh BI untuk ROA perbankan sebesar
0,5%-1,25% dengan hasil rata rata ROA bank bjb pada 2 bulan terakhir sebesar
1.05 %. Dengan hasil tersebut dinyatakan bahwa bank bjb dinyatakan sehat
dilihat dari ROA.
2
ROE
= Laba bersih/ modal sendiri x 100%
|
|
Juli
|
agustus
|
rata –rata
|
|
laba bersih
|
657230
|
766379
|
|
|
modal sendiri
|
4000000
|
4000000
|
|
|
|
16.43075
|
19.159475
|
17.7951125
|
Berdasarkan
table diatas ROE perusahaan mengalami kenaikan pada 2 bulan terakhir.yaitu
bulan juli sebesar 16,43% menjadi 19.15 % pada bulan agustus. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan
mengalami kenaikan laba bersih dari tahun ke tahun, selanjutnya kenaikan
tersebut akan menyebabkan kenaikan harga saham bank (Lukman Dendawijaya 2005 :
119)
3.
Rate Return on Loans RRL = (interest income) / (total loans) x 100%
|
|
Interest income
|
Total loans
|
RRL
|
|
Juli
|
5.158.921
|
52.443.722
|
9,83%
|
|
Agustus
|
5.935.219
|
53.387.762
|
11,11%
|
|
|
|
|
|
Dari data diatas
menunjukan RRL Bank bjb pada 2 bulan terakhir mengalami kenaikan.pada bulan
juli sebesar 9,83% naik menjadi 11,11% pada bulan agustus hal tersebut menyatakan bahwa pengkreditan yang ada di
bank tersebut baik dalam mendatangkan income.karna semakin besar rasionya
semakin baik untuk bank tersebut.
4.
Leverage Multiplier LM = (total Assets) / (total equity)
|
|
Total asset
|
Total
equity
|
LM
|
|
Juli
|
86.041.412
|
6.970.589
|
12,34
|
|
Agustus
|
86.109.331
|
7.079.733
|
12,16
|
Dari hasil perhitungan diatas LM Bank bjb pada bulan juli sebesar 12,34
dan pada bulan agustus sebesar 12,34. Pada 2 bulan tersebut LM Bank bjb
mengalami penurunan.hasil dari tersebut menyatakan bahwa pada setiap Rp 1 modal
perusahaan akan dijamin oleh asset perusahaan sebesar 12,34 pada bulan juli dan
12,16 pada bulan agustus.semakin rendah hasil rasio semakin efisiensi
penggunaan asset perusahaan.
5.
Interest Margin on Loans IML = (Interest income – Interest expense) /
(total loans) x 100%
|
|
Interest income
|
Interest expenses
|
Total loans
|
IML
|
|
Juli
|
5.158.921
|
2.542.500
|
52.443.722
|
4,98%
|
|
Agustus
|
5.935.219
|
2.934.831
|
53.387.762
|
5,61%
|
Dari data diatas menyatakan bahwa IML Bank bjb tersebut menggambarkan
kemampuan pihak bank untuk menghasilkan keuntungan dengan seluruh kewajibannya
sebesar 4,98 % pada bulan juli dan 5,61% pada bulan agustus
6.
Cost of Fund CF = (interest
expense) / (total assets) x 100%
|
|
Interest expenses
|
Total asset
|
CF
|
|
Juli
|
2.542.500
|
86.041.412
|
2,95%
|
|
Agustus
|
2.934.831
|
86.109.331
|
3,4%
|
|
|
|
|
|
Dari data di
atas menyatakan bahwa CF Bank Bjb terserbut mengukur besarnya biaya yang dikeluarkan bank untuk sejumlah deposit bank diulan juli sebesar 2,95% dan meningkat pada bulan
agustus sebesar 3,4%
KESIMPULAN
Laporan keuangan merupakan alat yang penting untuk
memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang
telah dicapai oleh Bank. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi
yang cukup penting untuk mengambil keputusan yang bersifat ekonomi.
Analisa laporan keuangan mencakup pengaplikasian
berbagai alat dan teknik analisa pada laporan keuangan dan data keuangan dalam
rangka untuk memperoleh ukuran-ukuran dan hubungan yang berarti dan berguna
dalam proses pengambilan keputusan.
REFERENSI :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar